Sabtu, 09 Februari 2013

Kota Wisata bagi Pecinta Buku

Kota Wisata bagi Pecinta Buku


Hay-on-Wye book store

Buku memang salah satu teman setia bagi siapun yang senang membaca. Dengan membaca buku kita bisa mengusir rasa jenuh sekaligus menambah pengetahuan. 

Nah, tanggal 23 April ini selalu diperingati sebagai Hari Buku Sedunia. Bagi kalangan traveler yang mencintai buku, berikut kami sajikan beberapa kota yang bisa Anda kunjungi. 
 
  • Wigtown, Skotlandia
Terletak di barat daya Skotlandia, kota kecil Wigtown diresmikan sebagai kota buku pada tahun 1998. Lebih dari 20 toko buku berjejer di sini. Berbagai buku bisa dicari di sini. Rasanya tak mungkin pulang dari kota ini dengan tangan kosong.

Selain menyajikan toko-toko buku, kota ini pun memiliki festival musim semi khusus bagi para pecinta buku. Wigtown Spring Book Weekend akan digelar 5-6 Mei 2012. Orang tua, muda dan anak-anak akan tumpah ruah dalam festival bertema buku ini. 
 
  • Hay-on-Wye, Inggris
Desa kecil di Powny, Wales, Inggris ini memiliki nama yang unik, Hay-on-Wye. Nama unik ini sering diartikan sebagai Kota Buku. Kota ini menjadi surganya para pecinta buku. Ada lebih dari 30 toko yang menjual berbagai jenis buku. Buku yang sulit ditemukan di toko biasa pun bisa ditemui di sini.

Hay-on-Wye juga memiliki festival buku yaitu Hay Festival. Berbeda dengan Wigtown, acara ini berlangsung lebih lama yaitu dari 31 Mei-10 Juni 2012. Festival yang berisi workshop penulisan dan stand-stand buku kerap berhasil menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri.
 
  • Bredevoort, Belanda
Di Belanda barat terdapat sebuah kota bernama Bredevoort yang mengklaim dirinya sebagai Kota Buku. Namun hal tersebut tidak berlebihan, karena kota ini memiliki lebih dari 20 toko buku. Pilihlah beberapa buku dan baca buku Anda di taman kota yang tenang dan asri. Lengkap dengan danau tenang dan rerumputan nan hijau.
 
  • Redu, Belgia
Menurut catatan, Kota Redu di Belgia adalah Kota Buku pertama di Eropa. Hampir sama dengan Hay-on-Wye, kota ini memiliki lebih dari 20 toko buku. Berdiri sejak tahun 1984, kota ini memiliki 23 toko buku. Sebuah toko buku di sini bisa berisi lebih dari 20.000 buku.

Tidak semuanya merupakan buku baru, toko-toko di sini juga menjual buku bekas yang ternyata diminati banyak orang. Setidaknya 200.000 wisatawan datang ke kota yang hanya berisi 400 penduduk. Penikmat buku di Redu tidak hanya berasal dari Benua Eropa namun juga dari Asia dan Amerika.
 
  • Jinbocho, Jepang
Tak hanya Eropa, di Asia pun terdapat sebuah kota bagi para pecinta buku. Di Tokyo, atau lebih tepatnya dikawasan Chiyoda terdapat sebuah distrik Jinbocho yang merupakan pusatnya toko buku. Bukan hanya toko buku, distrik ini juga jadi pusat percetakan buku, toko seni dan toko antik. Kelompok pecinta buku dan sastra pun memiliki base-camp di sini. Datang dan nikmati atmosfer kental ilmu di sini.


Sumber : http://sibukforever.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar