This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 11 Agustus 2017

Tips Memilih Kelas saat Kuliah

Tips Memilih Kelas saat Kuliah

Berbeda dengan saat sekolah, di masa kuliah kamu bisa menentukan sendiri kelas apa yang akan kamu ambil pada setiap semester. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang harus kamu pertimbangkan. 

Sebelum memulai perkuliahan, biasanya mahasiswa akan mengisi Kartu Rencana Studi (KRS). Metode pengisian KRS ini berbeda di setiap universitas. Ada yang sudah dipaketkan, dipilihkan dosen, dan yang terakhir dengan cara rebutan. Nah metode KRS rebutan inilah yang paling 'kejam'. Bagaimana tidak, mahasiswa diharuskan untuk menyusun sendiri jadwal mata kuliah dan dosen sesuka hati. Mereka bersaing untuk mendapatkan dosen yang mereka inginkan. Di sinilah terdapat hukum rimba : siapa cepat dia dapat. Banyak akhirnya mahasiswa yang tidak mendapat dosen yang mereka inginkan maupun jadwal kuliah yang berantakan. Berikut ini adalah tips-tips memilih kelas saat kuliah :

  • Berdiskusi dengan Pembimbing Akademis
Setiap mahasiswa mempunyai satu pembimbing akademis yang bisa diajak berkonsultasi, khususnya menyangkut masalah akademis. Untuk itu, coba hubungi mereka dan ceritakan rencanamu. Jangan hanya datang kepada pembimbing untuk minta tanda tangan saja.

  • Pastikan Jadwal Kuliahmu Seimbang
Kamu tidak bisa menggunakan otakmu selama 24 jam penuh. Seimbangkan kelas yang akan kamu ambil, jangan ambil mata kuliah yang sulit sekaligus. Sebab, saat banyak tugas dan ulangan kamu belum tentu bisa mengeksekusinya dengan baik.

  • Sesuaikan dengan Gaya Belajar
Kamu harus bisa mengukur kapan waktu yang paling efektif untuk meneriama suatu materi kuliah. Jadi, ambil mata kuliah yang sulit di waktu tersebut sehingga kamu bisa fokus dan memahami apa yang diajarkan oleh dosen.

  •  Siapkan Mental
Anggap saja ini adalah sebuah kompetisi di mana ada pihak yang kalah dan ada yang menang.

  • Pastikan Mengisi KRS di Tempat yang Tepat.
Tempat mengisi KRS haruslah di tempat yang tepat. Kalau perlu, pergi ke tempat seperti warnet yang koneksi internet-nya terjamin. Tapi kalau bisa jangan warnet khusus game online, karena selain  mengganggu koneksi, konsentrasi kita juga bisa buyar karena biasanya para gamers cenderung berisik ketika main game. Kalau di rumah kalian ada wifi, silakan isi KRS di rumah. Kalau mau isi KRS lewat HP, silakan saja tapi jangan lupa untuk mengecek keadaan HP dan kondisi paket internet.

  • Susun Skema
Ini poin yang penting. Biasanya jadwal kuliah beserta dosen yang mengampunya sudah bisa dilihat di website terkait jauh hari sebelum pengisian KRS. Nah, hal ini harus dimanfaatkan untuk menyusun skema dan bayangan jadwal kuliah agar kita mudah dalam mengisi KRS nanti.

  • Ambil Mata Kuliah yang Rawan Cepat Habis
Biasanya jauh hari sebelum hari-H sudah berembus isu kalau: "eh dosen ini ga enak loh" atau "eh Bu xxx yang enak itu cuma ngajar mata kuliah xxx satu kelas doang!" Nah, biasanya mata kuliah seperti itulah yang cepat habis. oleh karena itu, agar tetap kebagian caranya adalah pililah mata kuliah yang rawan tersebut terlebih dahulu. Jadikan mata kuliah yang diampu oleh dosen 'enak' itu sebagai prioritas pilihan pertama. 

  • Pertimbangkan Jadwal Kerja dan Komitmen 
Beberapa mahasiswa punya pekerjaan sambilan. Jika kamu termasuk dalam kategori tersebut, kamu harus menyesuaikan antara jadwal kerja dengan jadwal kuliah. Jangan sampai kedua jadwal tersebut bentrok. Selain itu, kamu juga harus mempertimbangkan komitmen yang kamu tetapkan untuk mengurangi stress disaat kamu sibuk.

  • Kalau Server Down, Coba Lagi!
Kadang ketika kita mengisi KRS tiba-tiba website/server jadi error dan down. Cobalah lagi. Karena apabila tidak kita coba lagi, bisa jadi tiba-tiba website pengisian KRS sudah normal kembali.

  • Jangan Terlalu Terpaku pada Skema yang Telah Dibuat
Terkadang, kelas mata kuliah yang kita incar sudah habis kuotanya. Alhasil, skema (rancangan) yang kita buat pun sia-sia. Nah kalau sudah begini, jangan terpaku dengan skema yang sudah kita buat tadi. Karena kelas yang sudah penuh sangat jarang ada kuota kelas tambahan. Yang bisa kita lakukan adalah memilih kelasa dosen lain.  Karena pada prisnsipnya, semua dosen adalah sama.

  • Jangan Panik
Panik hanya akan memperburuk keadaan, yang bisa kita lakukan adalah pasrah dan tetap tegar.

Kamis, 19 Januari 2017

Tips Masuk SNMPTN

Tips Masuk SNMPTN

Selalu kami mengatakan berulang bahwa tak bisa dipungkiri bahwa SNMPTN menjadi salah satu jalur favorit karena merupakan jalur pertama yang akan dilewati sebagian besar siswa SMA/sederajat yang akan melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Nah, untuk dapat lolos masuk SNMPTN, tentu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dan strategi yang harus dilakukan. Artikel pembahasan kedua hal tersebut dapat dibaca di sini!

Nah, jika ada yang membaca artikel ini, kemungkinan besar adalah dia yang ingin atau bahkan sangat ingin lulus masuk PTN melalui jalur SNMPTN. Untuk kamu yang sangat ingin lolos masuk PTN lewat SNMPTN, kami punya tips cara memperbesar peluang agar lolos snmptn.

Catatan :
Anda tidak harus menerapkan semua cara ini! Karena kami tahu anda punya keinginan dan mimpi untuk masuk PTN tertentu yang mungkin tidak cocok apabila menerapkan cara ini. Cara ini hanya digunakan sebagai bahan pertimbangan. Cara ini hanya untuk memperbesar peluang, bukan untuk memastikan kelulusan.

  • Semakin Kecil Persaingan, maka Semakin Besar Peluang
Persaingan di sini dapat diukur dengan melihat daya tampung dan peminat. Buatlah rasio (1:A) antara daya tampung dan peminat. Misalnya daya tampung 70 peminat 700, maka rasionya adalah 70:700 atau 1:10 yang berarti dari 10 orang hanya bisa lolos 1 orang. Semakin besar nilai A, maka semakin besar persaingan, sehingga semakin kecil peluangmu. Maka dari itu untuk memperbesar peluang, maka carilah yang persaingannya lebih kecil (nilai A semakin kecil).
Selain persaingan dalam lingkup Nasional, juga perlu diperhatikan persaingan dari satu sekolah. Usahakan untuk tidak memilih jurusan & PTN yang diminati sebagian besar teman satu sekolah.

  • Hindari Lintas Jurusan
Kesesuaian jurusan menjadi salah satu peningkat peluang kelulusan snmptn. Maka dari itu, usahakan untuk memilih jurusan yang masih dalam satu rumpun dengan jurusan saat di SMA/sederajat. Misalnya jika dari SMA IPA, maka usahakan memilih jurusan yang termasuk ke dalam SAINTEK seperti Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, Teknik, Informatika, dll. Untuk SMA IPS usahakan memilih jurusan SOSHUM seperti Akuntansi, Ekonomi Bisnis, Ilmu Budaya, Sejarah, dll. Untuk SMK usahakan mirip atau serupa jurusannya. Misalnya SMK TKJ, ambil jurusan Ilmu Komputer atau Informatika atau Teknik Komputer atau sejenisnya.

  • Tingkatkan Nilai Rapor Semester 5 dan Nilai Ujian
Ini juga penting! Karena nilai rapor semester 5 memiliki presentase yang lebih besar daripada nilai semester sebelumnya. Nilai Ujian juga dapat menambah peluang kelulusan, meskipun tidak begitu besar pengaruhnya.

  • Memilih Jurusan dan PTN dengan Urutan Yang Benar
Urutan penempatan pilihan 1, 2, dan 3 juga perlu diperhatikan. Urutkan PTN dan jurusan mulai dari yang paling tinggi ke yang lebih rendah. Tinggi rendahnya bisa dilihat dari akreditasi jurusan dan/atau passing grade jurusan tersebut.

  • Bandingkan Nilai dengan Nilai Kakak Kelas
Mintalah data nilai kakak kelas yang lolos SNMPTN di PTN dan jurusan yang kamu tuju. Jika tidak ada, cari yang persaingan jurusannya mirip dengan jurusan yang kamu tuju atau kamu pilih.

  • Berdoa dan Bertawakallah  



Source : pengenkuliah.com