Selasa, 15 April 2014

Tips Menjadi Sosok yang Berwibawa

Tips Menjadi Sosok yang Berwibawa


Siapa sih orang yang tak ingin berwibawa di depan orang lain pasti semua menginginkannya, sebenarnya menjadi orang berwibawa itu tidak sulit dan bisa di lakukan oleh siapa saja tua muda kaya miskin. Pernahkah anda menemui atau mempunyai saudara atau tetangga yang penampilanya biasa saja dan bukan juga orang yang berharta tapi di segani oleh orang lain alias ngrikuhi orang jawa bilang itulah ciri dari seseorang yang mempunyai wibawa. Apakah anda ingin menjadi sosok berwibawa,? saya mempunyai beberapa tips agar anda menjadi sosok yang berwibawa dan di segani orang :

  • Kurangi Berbicara
Orang yang sering ngomong dan membicarakan hal hal yang tak penting maka wibawanya akan turun maka kurangilah berbicara hal yang tak penting lebih baik berpikir dulu sebelum ngomong.pepatah mengatakan mulut mu adalah harimau mu jadi penting banget berpikir dulu baru ngomong bukan ngomong dulu baru berpikir.hindari pula debat kusir alias depat yang tak berujung pangkalnya.

  • Rajin Beribadah
Orang yang rajin beribadah secara otomatis wibawanya akan meningkat di karenakan aura orang yang rajin beribadah di sinari cahaya illahi

  • Perbanyak Ilmu
Seseorang yang banyak ilmu maka wibawanya akan naik ilmu akan menjaga seseorang dan dengan ilmu hidup akan menjadi mudah rasululoh mengatakan carilah ilmu sampai negeri cina.mencari ilmu bukan cuma secara formal lewat pendidikan akademik tapi bisa di mana saja buku internet dan dari kehidupan.

  • Jangan Sombong
Orang yang sombong maka wibawanya akan turun meskipun orang tersebut kaya raya tapi tak punya wibawa klo di takuti itu mungkin karena hartanya yang berlimpah

  • Hindari Perbuatan Negatif
Orang yang sering melakukan hal negatif wibawanya akan turun dan kadang malah di benci orang.

  • Berprinsip
Orang yang berprinsip maka wibawa akan naik karena orang yang berprinsip kata kata nya bisa di pegang alias tidak mencla mencle.

  • Berpakaian Profesional
Meski lekat dengan istilah “Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan luar saja,” dalam dunia profesional istilah ini tidak berlaku. Penampilan dihitung dalam penilaian. Ada beberapa tingkatan ekspektasi saat seseorang melihat penampilan orang lain di tempat kerja. Kita tentu memiliki ekspektasi tinggi terhadap penampilan seorang eksekutif. Berpakaianlah seperti seorang eksekutif jika ingin dipandang seperti mereka.

  • Pilih Tatanan Rambut Terbaik
Frances Cole Jones, penulis buku The Wow Factor: The 33 Things You Must (and Must Not) Do to Guarantee Your Edge in Today's Business World, menyarankan agar membersihkan wajah dari rambut. “Rambut yang menutupi wajah akan selalu membuat Anda terlihat lebih muda dan kurang berpengaruh,” kata Jones. Untuk para wanita, potongan rambut berponi sebaiknya dihindari karena akan membuat wajah Anda kekanak-kanakan dan kurang dewasa. Sementara pria disarankan tidak memanjangkan rambut dan menatanya dengan rapi.

  • Jangan Ungkapkan Masalah Pribadi
Apakah pembayaran kartu kredit sudah jatuh tempo? Baru putus dengan pacar? Bermasalah dengan teman? Jangan bawa masalah-masalah itu dalam obrolan di kantor.


  • Jaga Perilaku di Dunia Maya
Jangan sembarangan mengunggah foto, menulis komentar vulgar, kata-kata kasar, mencemooh orang, juga SARA. Ingat, bagaimana perilaku Anda di dunia maya berpengaruh pada reputasi diri.


  • Konsisten
Orang yang berwibawa adalah orang yang selalu menepati apa yang di katakannya. Dalam arti hal apa yang dikatakannya sama dengan apa yang dilakukannya. Jika berkata “A” dia harus berbuat “A”.
 
  • Jangan Pelit Berkontribusi
Tunjukkan Anda serius berkarier dan memiliki visi misi memajukan perusahaan. “Para manajer kelas atas pasti lebih menyadari keberadaan orang-orang yang berkontribusi tinggi bahkan di luar jam kerja,” ungkap Jones.

  • Sabar
Orang yang tenang sudah pasti orang yang sudah bisa mengendalikan emosi. Emosi identik dengan perasaan. Emosi yang merusak kewibawaan adalah marah. Orang yang marah kehilangan kontrol akan perbuatan dan perkataan. Lalu bagaimana mengatasinya? Gampang saja. Hal yang sering saya lakukan ketika saya mulai akan marah, saya mencoba menarik napas panjang, kemudian menghembuskannya secara perlahan sebanyak 10 kali lewat mulut. Niscaya, marah kalian mereda, bahkan hilang.

  • Tenang
Kebanyakan manusia yang tenang adalah manusia yang dewasa. Dewasa dalam hal perilaku BUKAN umur. Tenang membuat seseorang lebih teliti terhadap apa yang dikerjakannya. Tenang bukan berarti bermalas-malasan. Orang yang tenang adalah orang yang memiliki aksi yang dipikirkan untuk beberapa langkah kedepannya.
 

2 komentar: